Antiknya Buleng Sekoteng

March 8, 2016 Minuman  No comments

Apa yang menarik ketika membeli minuman sekoteng, mungkin buleng menjadi salah satunya selain cara menyajikan sekoteng itu sendiri. Lalu apakah buleng itu, dan apakah bedanya antara buleng sekoteng dengan buleng buleng minuman yang lain. Apa yang menjadi hal uniknya, padahal sama sama buleng yang bahannya terbuat dari plat alumunium. Namun jika dicermati bentuk buleng sekoteng memang berbeda dibandingkan yang lain, yakni bentuk leher yang mengecil sampai kepala buleng dengan tutup yang kecil pula. Aneh, pasti bukan tanpa alasan jika dibuat sedemikian rupa. Apapun itu alasannya, namun sekoteng tetaplah menjadi sebuah produk kuliner bidang minuman yang sedemikian terkenal apalagi saat dinikmati malam malam dengan cuaca yang dingin. Untuk menghangatkan badan dan menyegarkan pikiran saat kalut,  pasti jika menikmatinya ditemani seseorang yang spesial tentunya.

GEDC2013 (FILEminimizer)

Biarlah bentuk buleng yang sedemikian rupa menjadi sebuah misteri kuliner yang sejarahnya hanya diketahui oleh pembuatnya, yakni para sesepuh atau pun nenek moyang kita. Haya saja sepertinya dengan dibuat seperti itu memang dengan tujuan untuk memudahkan penjualnya dalam menyajikan ataupun memudahkan dalam perjalanan saat menjajakan sekotang yang dijajakan dengan menggunakan roda. Sehingga minuman atau air yang ada di dalam buleng tidak akan tumpah dikarenakan jalan yang dilewati tidak rata atau hal lain seperti saat melewati jalan yang berlubang. Semua dibuat pasti untuk memberikan solusi dari permasalahan yang pernah ada yang dialami oleh penjaja sekoteng sebelum sebelumnya.

Minuman yang khas dengan campuran dari bahan baku yang beragam diantaranya kacang tanah, kelapa muda yang dikerok,  dan bermacam bahan lain yang menambah nikmatnya rasa yang enak dan pokoknya.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>