Kota Cimahi Kuliner Saja

January 2, 2016 Beranda  No comments

Kota Cimahi sekarang berbeda jauh dengan kota Cimahi tempo dulu, dahulu Cimahi merupakan bagian dari kabupaten Bandung hingga pada tanggal 21 Juni 2001 ditetapkan sebagai kota otonom hingga saat ini. Dan seiring perjalanan waktu kota yang hanya terdiri dari 3 kecamatan, yakni kecamatan Cimahi Tengah, Cimahi Utara dan kecamatan Cimahi Selatan ini terus tumbuh dan berkembang dengan pesatnya. Apalagi jika dilihat dari kulinernya, sangat banyak pelaku usaha bidang kuliner yang terus berinovasi untuk memperkenalkan produk baru untuk memenuhi keinginan konsumen yang sangat antusias jika ada produk kuliner baru yang berbeda dan belum pernah ada sebelumnya. Itu tantangan yang senantiasa ingin dijawab oleh pelaku usaha kuliner di kota Cimahi, yang tentu saja dengan tidak mengesampingkan sisi kwalitas dan pelayanan yang prima untuk memuaskan konsumen.

Di awal tahun 2016 ini, kenapa jika kita mampu menjadikan masyarakat kota Cimahi sebagai segmen pasar yang sangat menjanjikan untuk usaha kuliner kenapa tidak kita lakukan. Tentu saja dengan melihat kenyataan yang ada di dalam masyaraakat sendiri. Banyaknya masyarakat yang ingin pelayanan yang praktis dalam mendapatkan produk tanpa harus mengalami kemacetan jika ingin mendapatkan produk kuliner keinginannya, jangan sampai segmen pasar kita mendapatkannya di kota sebelah jika kita bisa mampu menyediakannya. Kita manjakan masyarakat dengan pelayanan dan produk yang berkwalitas sehingga mereka dengan akan enggan ke luar kota jika ingin mendapatkan produk kuliner keinginannya.

Sepertinya mudah, tapi akan sulit jika kita tidak bisa meningkatkan mutu, meningkatkan kwalitas produk kuliner kita. Karena tolok ukur sebuah produk adalah testimoni konsumen yang akhirnya rela untuk menjadi pelanggan setia kita, tak lain dan tak bukan karena selera mereka terpuaskan dengan produk yang kita ciptakan. Terpenting adalah jangan sampai patah semangat jika produk yang kita ciptakan dikritik, itu karena mereka peduli dengan produk kita. Mereka ingin produk kita semakin berkwalitas, dan dengan memberi kritikan kepada pelaku usaha merupakan komunikasi yang harus terus ada untuk mengetahui sejauh mana produk yang kita ciptakan dapat memuaskan selera mereka. Jadi kita perlu kritik, kita perlu saran agar produk kita semakin diakui untuk kemudian direferansikan kepada orang lain.

Tags:  ,

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>